Akreditasi Puskesmas
Kategori : INFORMASI, Published by : Admin | 12 November 2017 14:30:00, Dibaca : 246 kali

Ini Dia Pertanyaan Kunci  Surveyor Akreditasi Puskesmas

Setelah minimal 6 ( enam ) bulan persiapan akreditasi puskesmas, baik persiapan dokumen, persiapan implementasi kegiatan, persiapan kematangan tim, persiapan internal dan external, persiapan dokumentatif, persiapan “ mempercantik “ tampilan puskesmas yang mengacu pada elemen penilaian yang ada. Tibalah saatnya 3 hari menentukan ( biasanya di jadwalkan 3 hari ) puskesmas kita akan di survey oleh surveyor yang telah di tunjuk untuk menilai apakah puskesmas kita sudah layak atau belum di berikan sertifikat akreditas puskesmas sesuai dengan tingkatan hasil yang sudah di capai.

Jangan ragu bahwa tim surveyor yang berjumlah 3 orang tersebut meliputi UKM, UKP dan Admen akan bekerja secara profesional. Karena memang sejatinya telah di pilih dan di latih sesuai dengan bidang kemampuannya masing-masing. Biasanya pula tim surveyor ini di ambil dari regional berbeda tetapi bisa saja dalam satu regional yang sama. Kedatangan tim surveyor ini juga sebenarnya bukan hanya untuk menilai akreditasi puskesmas tetapi menjadi semacam “ dosen tamu “ bagi teman-teman di puskesmas untuk kembali belajar tentang manajemen, perencanaan, evaluasi, implementasi serta aktualisasi puskesmas untuk menjadi lebih maju.

Beberapa teman mengirim email kepada saya yang menanyakan pertanyaan apakah yang biasanya di tanyakan oleh surveyor dalam menilai proses akreditasi puskesmas pada saat penilaian tersebut.

Dari informasi yang saya himpun berikut ini beberpa pertanyaan kunci surveyor dalam menilai akreditasi puskesmas.

Pertanyaan paling awal dari penilaian akreditasi puskesmas adalah bagaimana proses pembuatan RUK ( Rencana Usulan Kegiatan ) kegiatan puskesmas. Dasar dan runutan pembuatannya dari mana. Karena mestinya di runut dari mulai musrenbang dan di padukan dengan target program yang ada serta visi dan misi Bupati yang tertuang dalam Target Kinerja. Setiap usulan kegiatan puskesmas seharusnya terencana dengan baik sehingga mudah dalam me-sinkronkannya dengan kegiatan-kegiatan yang ada baik di dari Dinas Kesehatan Kabupaten dan kegiatan pada tingkat kecamatan.

Bersambung ya teman ….